Rabu, 21 April 2010

Kim Kardashian, Foto Seksi Bareng Kucing Diprotes

The following article lists some simple, informative tips that will help you have a better experience with news.
  • Kim Kardashian, Foto Seksi Bareng Kucing Diprotes

    seksi kim dan kucingGosip selebritis hot - Si Seksi Kim Kardashian diprotes organisasi pecinta hewan PETA. Protes tersebut akibat Kim berpose seksi dengan mengangkat seekor kucing.Pose tersebut ditaruh Kim di Twitternya. Dalam foto tersebut, ia tampak mengenakan gaun hitam berbelahan dada sangat rendah. Ia sepertinya berpose di sebuah ruang ganti.


    Dengan tangan kanannya yang dibalut sarung tangan, perempuan seksi itu mengangkat seekor kucing berwarna hitam. Si kucing dipegang Kim di bagian lehernya.Juru bicara PETA langsung mengkritik aksi socialite kelahiran 21 Oktober 1980 itu. Menurut PETA, Kim telah menyakiti kucing tersebut.


    "Kim Kardashian bukan satu-satunya orang yang salah sangka. Hanya karena ibu kucing mengangkat anak mereka dengan menggigit leher, bukan berarti hal tersebut bisa kita lakukan juga," kata juru bicara PETA, seperti dilansir The Sun, Rabu (21/4/2010).


    Think about what you've read so far. Does it reinforce what you already know about news? Or was there something completely new? What about the remaining paragraphs?

    Tudingan PETA tersebut langsung dijawab Kim. Model Playboy itu membantah menyakiti si kucing.


    "Aku mendapatkan komentar negatif karena caraku memegang kucing itu. Tapi aku yakinkan, pemilik kucing itu dan dokter hewan ada di sana, mereka menunjukkan bagaimana aku harus mengangkat kucing itu," urainya.


    Kim menegaskan ia sama sekali tidak membuat kucing tersebut terluka. "Aku suka hewan dan tidak akan melakukan apapun yang menyakiti hewan," tandasnya.


    Lihat juga



    • Foto Hot Fhm kim kardashiam

    • Hot bikini kim kardashiam

    • Video Hot dan seksi Kim Kardashian - sexiest video

  • This article's coverage of the information is as complete as it can be today. But you should always leave open the possibility that future research could uncover new facts.

    Tidak ada komentar:

    Poskan Komentar